RSS

Sendiri

22 Apr

Alone

Aku menatap langit biru

Tertawa tergelitik awan syahdu

Bagai badai yang tak pernah berujung

Aku termenung

Dalam pilu

Disini aku bertatap

Sendiri dalam nestapa

Aku tertatap

Mengais sisa

Pertemanan mereka

Saat berbahagia

Tertawa duhai mesra

Menyelimuti tergambar indah

Di rona pipi mereka

Saat pilu menghampiri

Datang kembali padaku

Menceritakan semua kisah

Penak dada hati mereka

Sakit.. sangat derita

Pilu tiada tara

Sendiri kembali

Tanpa seorang kawan

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 22, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: